Taman Nasional Bantimurung

This slideshow requires JavaScript.

Fotografer: Meliza
Narator: Meliza

Cerita di balik lensa
Saya hanya punya waktu sehari penuh (Sabtu) untuk menjelajah tempat wisata di luar Kota Makassar. Awalnya berniat ke Tanjung Bira, Bulukumba sekalian mampir ke Tana Beru, tempat pembuatan kapal pinisi yang terkenal itu. Namun, (lagi-lagi) musim hujan puuun menghambat rencana itu. Alhasil, setelah terpesona oleh foto-foto yang beredar di ‘google’ maka saya memutuskan ‘singgah’ ke Taman Nasional Bantimurung. Tempat ini dapat dijangkau sekitar satu jam dari kota Makassar :)

Foto punya cerita
Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung merupakan taman nasional terluas kedua di dunia, luasnya kurang lebih 43.750 hektar. Taman nasional ini menjadi tempat tinggal berbagai fauna seperti kelelawar, kupu-kupu, Kera Hitam Sulawesi (Macaca maura), burung dan reptil.

Di dalam taman yang dikelilingi oleh gunung batu (karst) Maros ini, terdapat air terjun Bantimurung, goa batu dan goa mimpi, telaga bidadari dan kolam renang (buatan).  Tips bagi Anda yang ingin mampir ke sini adalah mampirlah saat musim kemarau. Kenapa? Karena pada musim hujan debit air terjun lebih deras (tidak bisa bermain-main di bawah air terjun), airnya tampak kotor (seharusnya berwarna hijau bening), dan kupu-kupu berwarna pun tampak enggan menampilkan sayapnya.

One thought on “Taman Nasional Bantimurung

  1. Pingback: Taman Nasional Bantimurung | Jejak-jejak kaki kecil

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s